Kepala OJK : BIK 2026 Diharapkan Jadi Wadah Kolaborasi Bagi Seluruh Anggota FKIJK

Sultrapedia.com – Kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Tahun 2026 di Sulawesi Tenggara (Sultra) diharapkan menjadi wadah kolaborasi bagi seluruh anggota Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK). Hal itu disampaikan oleh Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha.

“Keterlibatan PUJK nantinya tidak hanya melalui booth dan expo, tetapi juga melalui berbagai kegiatan edukasi, budaya, UMKM, olahraga, kompetisi antar-IJK dan masyarakat, serta kegiatan kreatif yang dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat,” katanya

Salah satu agenda yang dipersiapkan adalah UMKM Expo yang direncanakan menyediakan ruang bagi lebih dari 40 UMKM. Kehadiran pelaku UMKM diharapkan dapat memperkuat keterkaitan antara inklusi keuangan dan pengembangan sektor usaha masyarakat, khususnya dalam memperluas akses terhadap layanan serta pembiayaan dari industri jasa keuangan.

BACA JUGA :  Gubernur BI Mendorong Sinergi antara Pemerintah Dalam Membangun Infrastruktur di Sultra

Keterlibatan pemerintah daerah juga menjadi bagian penting dalam rangkaian BIK 2026. Kegiatan ini menargetkan sedikitnya 12 kepala daerah untuk berpartisipasi. Salah satu konsep yang dibahas adalah menampilkan ciri khas masing-masing daerah melalui pakaian adat, makanan, tarian, serta berbagai kekayaan budaya kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Konsep tersebut diharapkan menjadi bentuk kolaborasi antara promosi budaya daerah dan industri jasa keuangan.

Selain expo dan kegiatan budaya, BIK 2026 juga akan diramaikan dengan kegiatan olahraga dan hiburan melalui BIK Night Run dengan kategori 5K dan 10K.

Sementara itu, aspek edukasi dan literasi keuangan akan diperkuat melalui berbagai kegiatan, termasuk Video Competition bertema edukasi keuangan yang diharapkan mampu menjadi media edukasi kreatif melalui pendekatan digital.

BACA JUGA :  OJK Sultra Sebut Pertumbuhan Industri Jasa Keuangan Sangat Baik di Tahun 2023 

Rangkaian kegiatan BIK juga direncanakan berkolaborasi dengan berbagai layanan publik, seperti pasar murah, Samsat Keliling, SIM Keliling, hingga layanan pembuatan paspor dari Imigrasi.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus memperkuat keterlibatan berbagai stakeholder dalam pelaksanaan BIK 2026.

OJK Sultra terus mendorong terbangunnya kolaborasi yang kuat antar-IJK dan stakeholder dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Sulawesi Tenggara.

BIK 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan, memperkuat pemberdayaan UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.