Sultrapedia.com – DPP Partai Golkar akhirnya menetapkan jadwal baru pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Sulawesi Tenggara setelah sempat tertunda.
Forum penentu arah kepemimpinan Golkar Sultra ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 2 November 2025, di Kota Kendari.
Kepastian tersebut tertuang dalam Surat DPP Partai Golkar Nomor B-811/DPP/GOLKAR/X/2025 tertanggal 30 Oktober 2025, yang ditandatangani Wakil Ketua Umum Kahar Muzakir dan Sekretaris Jenderal Muhammad Sarmuji.
Dalam surat itu, DPP secara resmi mencabut surat sebelumnya yang menunda Musda tanpa kepastian waktu.
“Dengan diterbitkannya surat DPP Partai Golkar ini, maka Surat DPP Partai Golkar Nomor B-809/DPP/GOLKAR/X/2025 tanggal 23 Oktober 2025 tentang Penundaan penyelenggaraan Musda XI Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara dinyatakan tidak berlaku,” bunyi poin ketiga surat tersebut.
Ketua Panitia Musda XI Golkar Sultra, Abu Hasan, membenarkan penetapan jadwal baru itu. Ia menyebut DPD I Golkar Sultra langsung merespons dengan menggelar rapat internal untuk mematangkan teknis pelaksanaan.
“Betul, siang ini DPD rapat,” kata Abu Hasan, Kamis (30/10/2025).
Penegasan dari pusat ini sekaligus meredakan spekulasi yang berkembang di internal kader Golkar. Sebelumnya, penundaan Musda dikaitkan dengan agenda luar negeri Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, yang saat itu mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja.
Namun, DPP menegaskan alasan resmi penundaan adalah untuk menjaga soliditas dan ketertiban mekanisme organisasi.
“DPP memandang perlu menunda pelaksanaan Musda Sultra untuk memastikan seluruh proses berjalan tertib dan sesuai aturan partai. Kita ingin Musda berlangsung kondusif, demokratis, dan menjunjung tinggi semangat kekaryaan, “kata Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu, Ahmad Doli Kurnia Tanjung.
Dengan kepastian jadwal terbaru ini, perhatian politik di Sultra kembali tersorot ke Kendari. Musda XI Golkar Sultra diprediksi bakal menjadi arena pertarungan pengaruh yang menentukan peta kekuasaan Golkar ke depan.
Sejauh ini baru satu nama yang resmi mengambil formulir pencalonan Ketua DPD I, yakni Bupati Muna Barat, La Ode Darwin.
Penulis : Redaksi






