Masyarakat Tolaki di Desa Pudahoa-Mowila Masih Pertahankan Budidaya Padi Ladang atau Gogo

Sultrapedia.com – Masyarakat suku Tolaki di Desa Pudahoa, Kecamatan Mowila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sultra hingga kini masih mempertahankan tradisi budidaya padi ladang atau padi gogo yang telah diwariskan secara turun-temurun sejak zaman nenek moyang mereka.

Budidaya padi gogo dilakukan di area perladangan yang berada di wilayah perbukitan dan lahan kering. Meski perkembangan teknologi pertanian semakin maju, sebagian warga tetap memilih menanam padi ladang karena dinilai lebih sesuai dengan kondisi geografis wilayah mereka serta menjadi bagian dari budaya masyarakat Tolaki.

Proses penanaman masih dilakukan secara tradisional, mulai dari pembukaan lahan, penanaman benih, hingga panen yang dikerjakan secara gotong royong antarwarga. Tradisi tersebut juga menjadi simbol kebersamaan dan kekompakan masyarakat desa.

BACA JUGA :  OJK Terus Berupaya Perkuat Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Inklusif

Salah seorang petani Amin di Desa Pudahoa mengatakan, padi gogo memiliki nilai tersendiri bagi masyarakat karena hasil panennya biasa digunakan untuk kebutuhan pangan keluarga maupun acara adat.

“Dari dulu orang tua kami menanam padi ladang. Sampai sekarang masih kami pertahankan karena ini sudah menjadi budaya masyarakat Tolaki,” ujarnya.

“Kalau ladang ini ditinggalkan, kami khawatir budaya dan kebiasaan orang tua dulu ikut hilang. Jadi sampai sekarang masih terus kami pertahankan,” sambungnya

Selain untuk menjaga tradisi, budidaya padi gogo juga dinilai mampu membantu ketahanan pangan masyarakat desa.

Warga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap petani padi ladang melalui bantuan bibit unggul, pupuk, serta pendampingan pertanian agar tradisi tersebut tetap bertahan di tengah perubahan zaman.

BACA JUGA :  OJK Sebut Pengguna Fintech di Sultra Mengalami Pertumbuhan yang Positif

Masyarakat juga menilai, keberadaan padi ladang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Tolaki yang perlu dijaga dan dilestarikan oleh generasi muda.

Perlu diketahui, Padi ladang atau sering disebut padi gogo adalah jenis padi yang dibudidayakan di lahan kering, tegalan, atau lereng bukit tanpa membutuhkan irigasi permanen atau penggenangan air seperti sawah. Padi ini mengandalkan air hujan (tadah hujan) dan memiliki daya adaptasi tinggi terhadap tanah kering.