RAGAM  

Kakanwil Kemenag Sultra dan Aparat Keamanan Silah Silaturahmi Menjelang Tahun Baru 2026

Sultrapedia.com – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti salah satu cafe di Kota Kendari pada Rabu malam (31/12/2025). Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara (Kakanwil Kemenag Sultra), H. Mansur, S.Ag., M.Pd., menggelar dialog santai namun strategis bersama Satgaswil Sultra Densus 88 AT Polri, Direktorat Intelkam Polda Sultra, serta sejumlah mantan Narapidana Terorisme (Eks Napiter) dan Eks Jamaah Islamiyah (JI).

Pertemuan ini difokuskan pada penguatan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) menjelang pergantian tahun 2026, sekaligus menyusun agenda bersama untuk program deradikalisasi di tahun mendatang.

Komitmen Bersama untuk Sultra Damai
Dalam dialog tersebut, H. Mansur menekankan pentingnya peran tokoh agama dan pendampingan berkelanjutan bagi seluruh elemen masyarakat agar tidak terpapar paham radikal.

“Agama hadir untuk mempersatukan, bukan mencerai-berai. Malam ini kita membuktikan bahwa komunikasi adalah kunci utama dalam menjaga kondusivitas daerah kita,” ujar H. Mansur.

Himbauan Tokoh dan Stakeholder
Dalam kesempatan tersebut, masing-masing perwakilan memberikan pernyataan dan himbauan kepada masyarakat Sulawesi Tenggara:

BACA JUGA :  OJK Kembali Menggelar Training of Trainers ke Mahasiswa di Sultra

1. H. Mansur, S.Ag. (Kakanwil Kemenag Sultra):
“Saya menghimbau seluruh masyarakat Sultra untuk merayakan malam pergantian tahun dengan penuh rasa syukur dan menjaga kerukunan antarumat beragama. Mari kita jadikan tahun 2026 sebagai tahun moderasi beragama yang lebih kuat. Hindari segala bentuk provokasi yang mengatasnamakan keyakinan.”

2. KBP Masjaya M.Si (Kasatgaswil Sultra Densus 88 AT Polri):
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap waspada dan proaktif. Pencegahan terorisme bukan hanya tugas polisi, tapi tugas kita bersama. Mari kita jaga lingkungan kita dari infiltrasi paham-paham radikal yang merusak tatanan NKRI.”

3. Perwakilan Dit Intelkam Polda Sultra:
“Situasi Kamtibmas di Sultra sejauh ini sangat kondusif. Kami meminta masyarakat untuk merayakan tahun baru dengan tertib. Jangan mudah percaya pada berita hoaks yang bertujuan memecah belah persatuan kita di Bumi Anoa.”

BACA JUGA :  BPN Sultra Gelar Rapat Koreksi NPGT Kecamatan 2026, Ini Hasilnya

4. Perwakilan Eks Napiter/Eks Jamaah Islamiyah:
“Kami telah kembali ke pangkuan NKRI dan menyadari bahwa kedamaian adalah segalanya. Kami menghimbau kepada rekan-rekan dan masyarakat lainnya agar tidak terjebak dalam pemikiran ekstrem. Mari kita bangun Sultra yang lebih baik dan mendukung program pemerintah demi kemaslahatan bersama.”

Agenda Strategis Tahun 2026
Selain membahas pengamanan malam tahun baru, pertemuan ini menyepakati beberapa poin kolaborasi untuk tahun 2026, di antaranya:
• Program “Kemenag Menyapa”: Dialog rutin ke kantong-kantong masyarakat yang rentan terpapar paham ekstrem.
• Pemberdayaan Ekonomi: Pelatihan kemandirian ekonomi bagi Eks Napiter yang melibatkan Kemenag dan Polda Sultra.
• Workshop Moderasi Beragama: Melibatkan Eks Napiter sebagai pembicara untuk berbagi pengalaman (testimoni) tentang bahaya radikalisme kepada generasi muda.
Pertemuan ditutup dengan makan malam dan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara, khususnya kelancaran perayaan tahun baru 2026 di Sulawesi Tenggara.