Sultrapedia.com – Pertikaian antara Kuasa Hukum korban pelecehan anak, Nasruddin dan Kuasa Hukum guru Mansur terpidana kasus pelecehan terus berlanjut. Terbaru, yang tengah hangat diperbincangkan terkait masalah chat WhatsApp.
Di mana sebelumnya kuasa hukum Mansur Andre Darmawan menyebut bahwa bukti chat yang di sebar kuasa hukum korban adalah hasil editan.
Untuk itu, Nasruddin selaku Kuasa hukum korban kasus pencabulan yang melibatkan terdakwa Mansur kembali angkat bicara terkait bukti chat yang dituding editan. Bahkan dia juga menantang kuasa hukum Mansur untuk saling membuktikan dengan cara uji forensik.
“Terkait dengan ini nanti kita bisa uji, kita bisa uji kalau ini dia bahwa ini saya edit, kita bisa uji. Sekarang saya tantang Mansur, ayo mana handphonemu, kita uji forensik nanti nomor handphonemu kita minta juga supaya dibuka di rekap semua apa percakapan-percakapan yang pernah ko lakukan, gapapa silahkan kalau Andre mau lapor, lapor saja. Supaya semua terbuka dengan ketentuan handphone, handphone yang ini jangan handphone yang baru ya kan tidak mungkin lagi kalo handphone baru, jadi saya tantang ayo kita buka dia punya percakapan itu,” ungkap Nasruddin.
Nasruddin juga menjelaskan pihaknya berhasil menemui anak yang saling chat dengan guru Mansur dan membenarkan bahwa chat tersebut merupakan chat Mansur.
“Kemudian kita temui orangnya dari keterangan anak ini mengatakan bahwa benar ada chatting-chatting dilakukan oleh Mansur. Dari keterangan itu kemudian berkembang lagi bahwa masih ada temannya yang diperlakukan tidak etis oleh Mansur,” terangnya
Nasruddin juga membeberkan bahwa dirinya dalam persidangan sempat menanyai Mansur terkait nomor whatsappnya.
“Nah, sebagaimana yang terungkap di persidangan kalau terkait dengan ini dalam perkara terpisah, Mansur sebagai saksi, saya tanyakan apakah saudara memiliki nomor handphone 08 sekian-sekian 3030 dia akui dia, Mansur akui itu. Lantas kemudian, ketika saya bertanya lagi dia langsung bilang “dulu itu saya kan cuman mau cari tau” jadi sayakan belum bertanya ke hal yang yang yang selanjutnya tapi Mansur sudah ngomong “saya Cuma mau cari tau benar ndak, karena suaranya itu karena seperti suara laki laki jadi saya mau liat kalau laki-laki atau Perempuan” padahal saya belum masuk pada pertanyaan itu,” bebernya Nasruddin.
Kata Nasruddin dia sempat memperlihatkan bukti tersebut kepada Guru Mansur dihadapan jaksa dan majelis hakim.






