Ditengah Warganya yang Kesusahan Kerena Banjir, Pj Kendari Terima Penghargaan Pengelolaan Sampah Terbaik

Sultrapedia.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mendapat penghargaan Adipura Tahun 2023 dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI).

Penyerahan penghargaan Adipura yang ke-12 ini berlangsung di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian LHK yang diterima langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup pada Selasa (5/3/2024).

Kali ini Kota Kendari menduduki peringkat pertama dalam Kategori Kota Sedang. Penghargaan ini diraih atas upaya pengelolaan sampah yang semakin membanggakan dari tahun ke tahun.

Dalam kesempatan ini, Pj Wali Kota Kendari Muhammad Yosep mengucapkan rasa syukur karena Pemkot Kendari bisa kembali berhasil meraih penghargaan Adipura yang ke 12.

“Pemberian Adipura ini adalah wujud pengakuan dari pemerintah atau sejarah dari Kota Kendari, karena telah berhasil dalam menjaga kebersihan, serta dalam pengelolaan lingkungan di dalam perkotaan,”ungkap berdasarkan rilis Kominfo Kota Kendari.

BACA JUGA :  Pemkot Kendari Resmikan Gedung Instalasi Rawat Jalan, di RSUD Abunawas 

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa Kendari merupakan kota terbersih di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) bahkan untuk secara nasional sebab masuk dalam urutan pertama dengan kategori kota sedang.

Olehnya, ia berharap kepada seluruh masyarakat agar dapat berkontribusi bersama untuk mempertahankan dan terus meningkatkan prestasi tersebut.

“Prestasi ini tentu wajib untuk terus kita pertahankan tiap tahunnya dan terus di tingkatkan, selain itu juga kebersihan kota harus mendapat dukungan penuh dari masyarakat, serta mendapat dukungan sarana prasarana sebagai penunjang dalam pelayanan kepada masyarakat khususnya mengenai persampahan,”katany

BACA JUGA :  Dinsos Kendari Siapkan Bantuan Sandang Pangan Untuk Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi

Diketahui dalam penghargaan yang diterima itu, warganya yang sedang mendapatkan musibah akibat kebanjiran sejak Senin (4/3/2024) dini hari.

Hujan yang melanda kota Kendari seminggu terakhir membuat rumah warga kebanjiran hingga rusak dan terbawa banjir.

Bahkan dari banjir ini sudah memakan 1 korban jiwa berusia 13 bulan karena terbawa arus bersama orang tuanya di Lorong Puao, Kelurahan Bende, Kecamatan Kandai beberapa hari lalu.

Sampai kini hujan di tanggal 7 Maret 2024 malam terus mengalami kebanjiran, bahkan berdasarkan beberapa video yang tersebar memperlihatkan mulai dari jalanan, rumah hingga Rumah sakit (Rs) ikut tenggelam akibat hujan deras.