Kawal Usulan Konstituen, DPRD Konawe Serahkan Laporan Reses Masa Sidang II ke Bappeda.

ewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar Rapat Paripurna Pelaporan Hasil Reses Masa Sidang II Tahun 2025, Jumat, 14 Maret 2025/Foto: Istimewa.

Sultrapedia.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar Rapat Paripurna Pelaporan Hasil Reses Masa Sidang II Tahun 2025, Jumat, 14 Maret 2025. Agenda ini merupakan bagian dari tindak lanjut serangkaian kegiatan jaring aspirasi yang telah dilaksanakan para anggota dewan di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Konawe ini dipimpin oleh Ketua DPRD, I Made Asmaya, S.Pd, MM, didampingi oleh Wakil Ketua, Nuryadin Tombili, ST. Ketua DPRD menegaskan bahwa laporan reses merupakan fondasi utama memetakan arah pembangunan daerah.

“Reses ini adalah wadah bagi anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Laporan hasil reses yang disampaikan hari ini akan menjadi bahan penting dalam penyusunan program pembangunan daerah,” ujar I Made Asmaya.

BACA JUGA :  I Made Asmaya Reses di Olo-oloho: Infrastruktur Jalan Desa Masih Jadi Usulan Utama

Lebih lanjut, I Made Asmaya menjelaskan bahwa poin-poin yang tertuang dalam laporan tersebut akan segera diintegrasikan ke dalam sistem perencanaan daerah. Hal ini dilakukan guna memastikan suara konstituen masuk dalam skema kebijakan anggaran.

“Hasil Paripurna reses hari ini akan langsung diinput masuk ke Kamus usulan pokok-pokok pikiran dewan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah,” imbuhnya.

Politisi yang akrab disapa Made ini juga menggarisbawahi pentingnya kesiapan anggaran untuk merealisasikan dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan. Menurutnya, hal tersebut adalah kunci utama untuk menjawab ekspektasi masyarakat yang menginginkan perubahan nyata di lapangan.

“Masyarakat selalu berharap aspirasi mereka dapat segera diwujudkan. Oleh karena itu, kesiapan anggaran untuk merealisasikan dana pokir sangat diperlukan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Konawe Solid Dukung Program Ya-Syam demi Kesejahteraan Rakyat

Made juga mengingatkan agar arah pembangunan daerah tidak hanya terfokus pada aspek fisik atau infrastruktur semata, namun juga harus menyentuh pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Sinergi antara keduanya dipandang sebagai syarat mutlak pembangunan yang optimal dan berkelanjutan.

“Pembangunan yang berkelanjutan adalah pembangunan yang seimbang antara infrastruktur dan kualitas SDM. Dengan dukungan dan optimisme, kita dapat mewujudkan pembangunan yang selaras dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” kata Made.

Rapat paripurna ini juga menandai berakhirnya masa reses dan dibukanya masa sidang baru secara resmi. Ketua DPRD menginstruksikan kepada seluruh anggota legislatif untuk kembali fokus melaksanakan tugas kedewanan di kantor, terkecuali bagi mereka yang memiliki penugasan khusus dari partai masing-masing. (Adv)