HUKUM  

Lomba Kultum Dai Kamtibmas 2026 : Upaya Densus 88 Sultra Bentengi Masyarakat paham Radikalisme dan Intoleransi

Sultrapedia.com – Densus 88 AT Satgaswil Sultra terus berupaya membentengi masyarakat dari paham radikalisme dan intoleransi di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Kali ini pihaknya bersinergi antara Majelis Ulama Indonesia (MUI) Konsel dan Polres Konawe Selatan melakukan Lomba Kultum Dai Kamtibmas 2026.

Acara yang dipusatkan di Pondok Pesantren Minhajut Tulab, Desa Andoolo Utama ini, bertujuan mencetak dai-dai muda yang mampu menjadi pagar betis keamanan melalui mimbar dakwah.

Dalam kegiatan itu juga MUI menetapkan pemenang didasarkan hasil rapat dewan hakim yang terdiri dari Hj. Soimah, Saidah Har, dan Aipda Muhammad Kholisin.

Adapun nama para juara yang kini menyandang gelar Duta Kamtibmas mulai dari anak-anak hingga dewasa. Untuk kategori anak-anak untuk juara 1 diberikan oleh Dalisa Mumtaza Khairi (MI Minhajut Tulab), dan juara dua Ahmad Hafiz Alfarizi (MI Minhajut Tulab) sementara Muhammad Faqih Khairi Rahman (MIN 2 Konsel)

BACA JUGA :  Polisi Kejar Ayah di Konawe yang Setubuhi Anak Kandung Hingga Hamil 6 Bulan

Sementara untuk kategori remaja juara satu diberikan oleh Muhammad Zainur Rahman (Minhajut Tulab) dan juara dua Yuhibul Muhsin (Waboraha, Palangga) sementara juara 3 Intan Nur Afni (Ranooha Lestari, Buke).

Untuk kategori dewasa, juara satu diberikan Israilah (Buke) dan juara dua Intan Nur Salehah (Potuho Jaya, Lalembuu), juara tiga Aan Saifian (Potuho Jaya, Lalembuu)

Ujung Tombak Penangkalan Radikalisme
Para pemenang ini bukan sekadar juara kompetisi pidato.

BACA JUGA :  Pernyataan Polresta Kendari dan Pihak Puskesmas Terkait Penyakit Vokalis Band Tersangka Pencabulan Anak Tiri Berbeda

Bahkan Keterlibatan Densus 88 AT dalam merancang materi lomba memastikan bahwa pesan yang disampaikan para dai ini memiliki bobot edukasi yang kuat untuk menangkal infiltrasi ideologi ekstrem di tengah masyarakat.

Ketua Dewan Hakim Hj. Soimah, menyatakan bahwa keputusan ini bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

“Terkait waktu dan tempat penyerahan hadiah bagi para pemenang akan diinformasikan kemudian oleh panitia penyelenggara,” katanya

Dengan lahirnya para Duta Kamtibmas ini, diharapkan pesan-pesan perdamaian dan ketaatan hukum dapat menjangkau pelosok desa di Konawe Selatan, menjadikan wilayah ini tetap kondusif dan harmonis di masa depan.

Penulis: Ardi