Pertumbuhan Ekonomi Bombana Saat Ini Capai 7,28 Persen

Sultrapedia.com – Pemerintah Kabupate Bombana menginisiasi pelaksanaan Rapat Evaluasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah ‎(TPAKD).

Kegiatan ini menghadirkan Bupati Bupati Bombana Ir Burhanuddin M.Si, Manajer Madya PEPK dan LMSt OJK Sulawesi Tenggara, Deputi Bursa Efek Sulawesi Tenggara, Para Pimpinan OPD dan
‎Pimpinan Industri Jasa Keuangan Kabupaten Bombana.

Pelaksanaan rapat dibuka Bupati Bombana, Ir.Burhanuddin, M.Si. Pada kesempatan ini, Burhanuddin mengapresiasi pelaksanaan rapat ‎evaluasi ini dalam rangka mengukur efektivitas dan keberhasilan program percepatan akses keuangan di Kabupaten Bombana.

Burhanuddin menyampaikan beberapa program unggulan TPAKD yang telah terlaksana dengan baik dan akan terus berlanjut di masa kepemimpinannya, antara lain :

Program PASTI (Pandai Sikapi dan Lawan Rentenir) yang merupakan program pemberian subsidi bunga untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi UMKM di Bombana.

Rencananya program ini akan diselaraskan dengan program strategis yaitu 1 produk 1 Desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai pelosok desa di Kabupaten Bombana serta ‎akan bersinergi dengan beberapa Bank Umum termasuk BPR.

Burhanuddin juga menyampaikan bahwa program KEJAR EMAS (Satu Rekening Satu Pelajar Generasi Bombana Cerdas Keuangan) akan ditingkatkan, baik dari sisi jumlah rekening maupun nominal tabungan.

Bupati Bombana memberikan mandat kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk mencatat
‎seluruh siswa-siswa dari tingkat SD sampai SMU yang belum mendapatkan rekening simpanan pelajar agar dibukakan rekening dengan berkolaborasi bersama Bank Umum dan BPR yang beroperasi di Kabupaten Bombana.

BACA JUGA :  Gubernur Sultra Tutup Event BIK OJK 2025 , Minta Perbankan Berkolaborasi Dengan Pemerintah

Target rekening simpanan yang dibuka sebesar 80 persen dari total jumlah siswa-siswi di Kabupaten Bombana dengan kisaran 30.000 siswa.

Menyambut baik pemaparan Bupati Bombana, Manajer Madya Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsemen dan Layanan Manajemen Strategis (PEPK dan LMSt) OJK Sultra ‎Desiyani Patra Rapang, memberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap pelaksanaan rapat evaluasi program kerja TPAKD Kabupaten Bombana.

Dalam pemaparannya, Desiyani Patra Rapang menyampaikan bahwa TPAKD Kabupaten Bombana merupakan salah satu TPAKD yang aktif dalam mengakselerasi peningkatan
‎inklusi keuangan, melalui sejumlah program yang telah berhasil diimplementasikan dan berdampak bagi masyarakat Kabupaten Bombana.

Desiyani juga memaparkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bombana pada Triwulan I tahun 2025 sebesar 7,28 persen, lebih tinggi dibandingkan
‎pertumbuhan ekonomi nasional 4,87 persen dan Sultra 5,66 persen.

Capaian ini menunjukkan bahwa perekonomian Bombana tetap memiliki daya tahan dan
‎potensi yang sangat besar untuk terus bertumbuh, meskipun ditengah tekanan ekonomi global yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi
‎Sulawesi Tenggara dan Indonesia termasuk Bombana.

Penyaluran kredit Perbankan Kabupaten Bombana juga menunjukkan pertumbuhan yang positif pada periode April 2025 yaitu tumbuh 2,79 persen (yoy) dari Rp506 miliar menjadi Rp520 miliar yang mendominasi sektor kredit konsumtif sebesar 91,87 persen.

OJK Provinsi Sulawesi Tenggara yang diwakili oleh Manajer Madya PEPK dan LMSt sangat menyambut baik terkait dengan rencana luas ruang lingkup program TPAKD Kabupaten Bombana yaitu program PASTI dengan
‎melibatkan BPR dan Bank Umum lainnya, sehingga tidak hanya produk KUR yang akan menjadi pilihan masyarakat, namun produk kredit produktif juga
di masing-masing bank yang tentunya akan semakin memperluas akses dalam mendapatkan akses permodalan untuk usaha.

BACA JUGA :  Sultra MAIMO 2026 : Gubernur Sultra Tegaskan UMKM Merupakan Tulang Punggung Perekonomian

Selain itu, OJK menambahkan program terkait KEJAR EMAS terkait pembukaan
‎serempak rekening tabungan siswa-siswi dapat dirangkaikan pelaksanaannya bersamaan dengan peringatan Hari Indonesia Menabung yang akan diselenggarakan pada awal bulan Agustus 2025.

OJK Provinsi Sulawesi Tenggara akan bersinergi dengan seluruh elemen TPAKD Kabupaten
Bombana untuk mensukseskan rencana kegiatan dimaksud.

‎TPAKD mempunyai peran penting dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah. Strategi program-program tahun 2025 seperti optimalisasi produk dan layanan jasa keuangan, dukungan pengembangan komoditas
‎unggulan masing-masing daerah yang akan ditingkatkan di wilayah Sulawesi Tenggara yang merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas ekonomi lokal termasuk di Kabupatenb Bombana.

OJK Provinsi Sulawesi Tenggara siap mendukung TPAKD Kabupaten Bombana melalui sinergi, pendampingan, dan penguatan literasi keuangan. Melalui kolaborasi yang kuat dan kerja nyata, saya yakin kita dapat menciptakan program-program ‎inovatif yang menjawab kebutuhan masyarakat, mempercepat perluasan ‎akses keuangan yang inklusif, mendorong pertumbuhan sektor produktif, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bombana.

Penulis: Erik Lerihardika