Sebanyak 366 Masyarakat Muna dan Mubar Ikut Dalam Kegiatan Edukasi OJK Sultra

Sultrapedia.com – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali kembal menggelar edukasi keuangan yang ditujukan khusus bagi masyarakat desa, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), pada 11 Januari 2026.

Kegiatan edukasi yang berlangsung selama tiga hari, pada tanggal 8 hingga 10 Januari 2026, merupakan bagian dari implementasi program Gerakan Nasional
Cerdas Keuangan (Gencarkan) sebagai upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan secara masif dan merata, peningkatan pemahaman risiko, serta
perluasan akses terhadap layanan keuangan yang aman dan diawasi OJK.

BACA JUGA :  Kadin Sultra Ekspor Ikan Beku 34 Ton ke Jawa Timur

Edukasi ini dilaksanakan di lima desa, yaitu Bangkali Barat, Katobu, Duruka, dan Lohia di Kabupaten Muna serta Desa Kusambi di Kabupaten Muna Barat, dengan total peserta mencapai 366 orang yang diikuti oleh masyarakat desa, khususnya kelompok petani, nelayan dan ibu rumah tangga, pelaku UMKM, aparatur desa,
tokoh masyarakat di wilayah 3T.

Kepala Bagian PEPK dan LMSt OJK Sultra, Indra Natsir Dahlan, menyampaikan harapan agar edukasi keuangan dapat tersebar secara merata ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Tenggara.

BACA JUGA :  Meningkat, BI Imbau Masyarakat Sultra Waspadai Peredaran Uang Palsu

Hal ini bertujuan agar masyarakat memiliki keterampilan dalam memanfaatkan layanan keuangan secara bijak untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Tantangan utama di wilayah pedesaan masih meliputi keterbatasan akses informasi, maraknya pinjaman online ilegal, rendahnya pemahaman perencanaan keuangan, serta meningkatnya modus penipuan yang berkedok investasi,” katanya

Sementara sejumlah masyarakat yang hadir mengaku sangat terbantu dengan informasi yang diberikan dan berharap pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi pedoman dalam memanfaatkan produk jasa keuangan yang resmi, aman, dan diawasi, serta terhindar dari berbagai aktivitas keuangan ilegal.

Penulis: Erik Lerihardika