Sultrapediacom – Polemik terkait utang piutang antara Pemilik Event Organizer (EO) Sulawesi Tenggara (Sultra) Melaju, Jaya Tamalaki dan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin berbuntut panjang.
Dimana sebelumnya, Bupati Konut yang menyikapi soal tudingan dirinya memiliki utang hingga orang nomor satu di Bumi Oheo itu berang dan menantang Jaya Tamalaki untuk melaksanakan sumpah pocong.
Jaya Tamalaki pun menanggapi sikap dan pernyataan Bupati Ruksamin mengenai sumpah pocong yang dilayangkan kepada dirinya. Dia mengatakan, sedikit pun ia tidak takut mengenai tantangnya, hanya saja ancamannya itu tidak ada sangkut pautnya dengan masalah utang.
“Hal tersebut tidak berkaitan dengan utang Bupati Konut dengan saya. Itu pernyataan panik, fitnah murahan, tidak elegan, kekanak-kanakan dan norak, karena dia tidak punya argumen memadai yang mampu menolong kebohongannya,” ungkap dia, Kamis (14/9/2023).
Dia juga mengatakan, tantangan Bupati Konut yang menantang dirinya sumpah pocong, bukan sesuatu yang dianggapnya rasional.
“Sumpah pocong ala orang mati dan iblis, maka saya tantang ruksamin bersumpah demi Allah SWT penguasa segenap alam. Kalau saya yang fitnah dan salah, lalu ruksamin merasa benar, saya tantang dia untuk bersumpah,” katanya.
Menanggapi tantangan Bupati Konut, Jaya Tamalaki membuat naskah sumpah yang ditujukkan untuk Bupati Konut jika yang bersangkutan berani bersumpah atas nama Tuhan mengenai pernyataannya.
1. Demi Allah saya ruksamin tidak pernah meminta jaya dan team jakarta untuk mendesign rencana proyek pengembangan pariwisata Segitiga Berlian di konawe utara yang meliputi Labengki, Air panas wawolesea, dan pantai Taipa. Tidak pernah mengatakan dan berjanji kepada Jaya dan teamnya, bahwa perusahaan MBG grub asal Korea akan berinvestasi di konawe utara senilai Rp76 triliun, dan sekitar Rp500 miliar akan dialokasikan untuk pembangunan risort dan berbagai fasilitas wisata di kawasan segitiga berlian yang akan didesign, dibangun dan dikelolah oleh jaya dan team.
2. Saya ruksamin bersumpah demi Allah bahwa, saya tidak pernah menyuruh jaya membuat perusahaan bersama adik saya yang rencananya akan menjadi mitra pemda konut dalam mengelolah projek pariwisata yang rencananya akan di sponsori oleh MBG grup, dan saya ruksamin tidak pernah berjanji ke jaya dan team bahwa, dengan projek ini kita semua terancam kaya
3. Demi Allah saya ruksamin bersumpah, tidak pernah menyuruh jaya dan team untuk membangun 4 buah vila di belakang rumah saya di Unaaha, sebagai percobaan atau contoh vila yang akan dibangun di labengki, dan saya ruksamin tidak pernah menandatangani SPK pembangunan vila dirumah saya di unaaha senila Rp2 Miliar yang ditujukan kepada Jaya, dan saya tidak pernah mengatakan ke jaya dan team bahwa, vila contoh itu dikerjakan layaknya proyek pemerintah dengan RAB & pengerjaan profesional.
4. Demi Allah saya ruksamin, tidak pernah meminta jaya dan team untuk membantu mensukseskan festival konasara 2017-2018 yang berlangsung di pantai taipa selama 7 hari 7 malam, dihadiri pihak perusahaan korea MBG bersama rombongan dan beberapa arti K-POP asal Korea, dengan biaya yang tersedia hanya Rp1 miliar dari pariwisata dan Rp500 juta dari PT OHEO miliknya yang bermitra dengan MBG
5. Demi Allah saya ruksamin tidak pernah mengatakan kepada jaya dan team di meja makan saya di rujab konut bahwa, mari kita buat perjanjian di bawah meja kalau kanda jaya dan team tidak percaya saya akan bayar kekurangan biaya acara ferstival konasara yang diajukan Jaya senilai Rp3,5 Miliar karena merujuk dari Halo Hultra yang meski hanya dilangsungkan 5 hari, tetapi menghabiskan anggaran Rp2,5 miliar
6. Demi Allah saya ruksamin tidak pernah menjanjikan bahwa, kekurangan biaya festival konasara, biaya desigan dan biaya pembangunan segitiga berlian akan disuport dari proyek pembangunan sektor pariwisata yang akan didanai oleh MBG grup yang sebelumnya telah membantu pemda konut membangun tambak udang
7. Demi Allah, saya ruksamin tidak pernah berjanji kepada jaya dan team dibelakang panggung usai festival konasara 2017-2018 sukses dengan mengatakan kepada jaya dan team bahwa, kalian sudah beli hati saya, dan gantian saya yang akan membalasnya. Dan demi Allah saya Ruksamin telah membayar semua biaya itu kepada jaya tanpa perantara.
“Kalau ruksamin diposisi benar, beradab, jujur, bersahaja dan benar sejatinya dia berani bersumpah demi Allah bukan bersumpah pocong ala iblis,” pungkasnya.
Reporter: Anugerah






