Sultrapedia.com – Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) soroti maraknya permainan kadar di PT Virtu Dragon Nikel Industri (VDNI) yang diduga dilakukan oleh para mafia kadar yang berada di perusahaan smelter raksasa tersebut.
Kata Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo bahwa dirinya mempunyai bukti adanya dugaan permainan kadar. Berdasarkan bukti yang dia miliki terlihat jelas bahwa permainan kadar nikel oleh para mafia kadar di PT VDNI benar adanya.
“Dari bukti-bukti yang ada ini jelas suatu kejahatan yang mesti di tindak tegas menurut kami,” ungkap Hendro melalui keterangan tertulisnya yang diterima media ini, Rabu (24/1/24).
Pria yang akrab disapa Egis itu menuturkan, dalam melancarkan aksi sebagai mafia kadar, beberapa oknum di PT VDNI kerap meminta sejumlah uang kepada penambang atau pemilik cargo yang akan menjual nikel di PT VDNI.
“Jadi permainan kadar di PT VDNI ada dua macam, menaikan kadar atau menurunkan kadar,” bebernya
Lebih lanjut, kata dia lagi, biasanya pemilik cargo dan oknum mafia kadar bersekongkol untuk menaikan kadar nikel agar memenuhi syarat untuk di terima oleh pihak smelter dalam hal ini PT VDNI.
“Jadi kalau biasanya ada cargo dengan kadar 1,4 atau 1,5 itu bisa di naikan jadi kadar 1,6 atau 1,7 supaya bisa di terima atau tidak rejeck,”
katanya
Selanjutnya, sambung Hendro, bayaran untuk menaikan kadar biasanya mulai dari 300 juta hingga 400 juta per tongkang tergantung kesepakatan pemilik cargo dengan mafia kadarnya.
Namun selain itu, lanjut Hendro, terkadang juga kadar nikel diturunkan agar harga pembelian pabrik juga ikut turun.
“Kadang cargo nikel kadar 1.7 biasa di kasih turun jadi kadar 1.6 atau 1.5 tujuannya agar harga pembelian semakin murah,”ungkapnya
Menurut Hendro, dalam kasus mafia kadar di PT VDNI disisi lain merugikan pihak smelter namun disisi lainnya lagi justru menguntungkan.
“Ini yang mesti di ungkap, apakah ini strategi mereka (PT VDNI) atau memang murni permainan mafia tanpa.sepengetahuan perusahaan”. Tegasnya
Oleh sebab itu, pihaknya mendesak agar pemerintah menghentikan sementara seluruh kegiatan di PT. Virtu Dragon Nikel.Industri (VDNI) sampai semua pihak yang terlibat dalam pratik mafia kadar tersebut segera di tangkap dan di proses hukum.
“Demi kesehatan investasi, pemerintah harus berani mengambil resiko menghentikan kegiatan PT. VDNI sampai para mafia-mafia kadar itu di tangkap,” tutupnya






