Terlantarkan Puluhan Jemaah Umrah asal Kendari, Owner Travelina Asyik Nikah

Sultrapedia.com – Owner Travelina Indonesia inisial KI dikabarkan sedang melangsungkan pernikahannya usai diduga terlantarkan 30 jemaah umrah asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kota Madinah, Arab Saudi.

Pasalnya, mereka terlantar tanpa hotel dan makanan, sementara 34 jemaah lainnya masih tertahan di Jakarta, tanpa kejelasan keberangkatan.

Salah seorang narsum yang tak ingin disebutkan namanya membenarkan bahwa owner Travelina Indonesia baru saja menyelesaikan prosesi pernikahan di Desa Sandey, Kecamatan Angata, Konawe Selatan (Konsel).

Kabarnya, owner Travelina Indonesia mempersunting seorang wanita yang juga bekerja di travel miliknya dengan uang mahar ratusan juta serta satu unit mobil.

BACA JUGA :  Bea Cukai Kendari Musnahkan 2 Juta Batang Rokok dan 487 Liter Miras Ilegal

“Uang panasnya 100 juta, dan plus satu kunci mobil,” bebernya, Minggu (15/2/2026).

Bahkan ia mengatakan, owner Travelina Indonesia belum lama berada di Kota Kendari.

“Baru tujuh bulan stay di Kendari,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, salah satu jemaah umrah, Andi Dewi Zukrufi, mengungkapkan bahwa rombongannya tidak difasilitasi hotel maupun konsumsi setibanya di Madinah.

Kondisi semakin sulit karena pihak travel, termasuk tour leader, telah memutus komunikasi. Beruntung, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, yang juga tengah berada di Arab Saudi, bergerak cepat menjemput dan memfasilitasi kebutuhan para jemaah.

BACA JUGA :  Diduga Aktor Penyerangan Karyawan PT MS, Tiga Warga Lamoen Dilaporkan Ke Polisi

Sedangkan 34 jemaah yang masih berada di Jakarta juga mengalami nasib serupa. Selama empat hari mereka dijanjikan berangkat namun tidak kunjung terealisasi.

Pihak travel bahkan dikabarkan belum melunasi tagihan hotel dan katering, sehingga para jemaah terpaksa pulang ke Kendari dengan biaya pribadi.

Hingga berita ini diturunkan, Travelina Indonesia belum dapat dikonfirmasi terkait dugaan penelantaran jemaah dan kabar pernikahan owner Travelina Indonesia.

Penulis: Erik