Sultrapedia.com – Bupati Bombana Burhanuddin mengapresiasi kinerja TPAKD Bombana, dalam pelaksanaan program PASTI (Pandai Sikapi dan Lawan Rentenir) yang memberikan subsidi bunga KUR bagi UMKM.
Diketahui, Program ini akan disinergikan dengan program “1 Produk 1 Desa” untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Tak hanya itu, program KEJAR EMAS (Satu Rekening Satu Pelajar Generasi Bombana Cerdas Keuangan) akan ditingkatkan, menargetkan 80% siswa dari SD hingga SMA memiliki rekening tabungan (sekitar 30.000 siswa).
Kepala Dinas Pendidikan mendapat mandat untuk mendata siswa yang belum memiliki rekening.
Manajer Madya PEPK dan LMSt OJK Sultra, Desiyani Patra Rapang, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja TPAKD Bombana.
Desy mencatat pertumbuhan ekonomi Bombana pada Triwulan I 2025 mencapai 7,28%, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional (4,87%) dan Sulawesi Tenggara (5,66%).
Penyaluran kredit perbankan juga tumbuh positif sebesar 2,79% (yoy) pada April 2025, mencapai Rp520 miliar.
OJK Sulawesi Tenggara mendukung perluasan program PASTI dengan melibatkan BPR dan Bank Umum lainnya, serta menyarankan agar peluncuran program KEJAR EMAS diintegrasikan dengan Hari Indonesia Menabung pada awal Agustus 2025.
Kolaborasi ini diharapkan memperluas akses permodalan dan meningkatkan literasi keuangan masyarakat Bombana.
TPAKD Bombana dinilai berperan penting dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah melalui optimalisasi produk dan layanan jasa keuangan, serta dukungan pengembangan komoditas unggulan.
OJK berkomitmen untuk terus mendukung TPAKD Bombana melalui sinergi, pendampingan, dan penguatan literasi keuangan.






