Sultrapedia.com – Tim SAR gabungan belum menemukan La Nane (84), warga Desa Gerak Makmur, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, yang diduga terjatuh dari longboat saat memancing di sekitar perairan Tanjung Burangasi.
Memasuki hari keempat operasi pencarian, Minggu (1/11/2026), tim SAR gabungan telah melakukan upaya pencarian di sejumlah titik. Namun, hingga pukul 17.25 Wita, hasil pencarian masih nihil.
Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, mengatakan operasi pencarian untuk sementara dihentikan dan akan kembali dilanjutkan pada Senin (2/11/2026) pagi.
“Memasuki hari keempat pencarian, tim SAR gabungan masih belum menemukan korban. Operasi SAR dihentikan sementara pada pukul 17.25 Wita dan akan dilanjutkan kembali besok pagi pukul 07.00 Wita,” ujar Wahyudi dalam keterangannya, Minggu (1/11/2026).
Ia menjelaskan, peristiwa tersebut bermula pada Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 05.00 Wita, saat korban pergi memancing menggunakan longboat di sekitar Teluk Lande.
Biasanya, korban kembali dari melaut pada siang hari. Namun, hingga sore hari, korban belum juga pulang ke rumah sehingga pihak keluarga berupaya melakukan pencarian.
Dalam upaya tersebut, keluarga menemukan longboat yang digunakan korban di sekitar perairan Tanjung Burangasi. Temuan itu kemudian menjadi dasar dilakukannya operasi pencarian oleh tim SAR.
Dalam operasi tersebut, tim SAR gabungan melibatkan personel Pos SAR Baubau, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa setempat, masyarakat sekitar, serta keluarga korban.
Sejumlah peralatan dikerahkan untuk mendukung pencarian, di antaranya rescue car, rigid inflatable boat (RIB), longboat, Aquaeye, peralatan selam, peralatan medis dan evakuasi, serta perangkat komunikasi.
Berdasarkan informasi cuaca dari BMKG, kondisi cuaca di lokasi pencarian terpantau cerah, dengan kecepatan angin 10,3 kilometer per jam dari arah utara dan tinggi gelombang berkisar 0,25 hingga 0,5 meter.
“Pencarian akan kembali dilanjutkan besok pagi dengan melibatkan unsur SAR gabungan. Kami berharap upaya pencarian dapat segera membuahkan hasil,” tambah Wahyudi.






