RAGAM  

Libatkan Kontraktor Lokal Sesuai Kepmen ESDM 365, Tokoh Pemuda Alfian Anas Apresiasi PT Cinta Jaya

SULTRAPEDIA.COM – Tokoh Pemuda Sulawesi Tenggara (Sultra), Alfian Anas, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap komitmen PT Cinta Jaya dalam memberdayakan masyarakat dan pengusaha lokal di wilayah operasional perusahaan.

PT Cinta Jaya dinilai telah mengakomodasi keberadaan kontraktor lokal sesuai amanat Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 365.K/MB.01/MEM.B/2026.

Ketentuan tersebut mengamanatkan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) untuk mengutamakan penggunaan perusahaan pemegang Izin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP) lokal di wilayah kabupaten/kota sekitar lokasi tambang.

Alfian Anas menilai langkah PT Cinta Jaya menjadi bentuk nyata keberpihakan perusahaan terhadap pelaku usaha lokal dengan memberikan ruang dan kesempatan bagi kontraktor daerah untuk berpartisipasi dalam kegiatan industri pertambangan.

BACA JUGA :  Banjir Lumpur di Punggolaka Kendari, Developer Diminta Bertanggung Jawab

“Kami sangat mengapresiasi keberadaan PT Cinta Jaya. Perusahaan ini menjadi salah satu IUP yang konsisten memberikan ruang terhadap kontraktor lokal. Kebijakan ini tentu sejalan dengan amanat Kepmen ESDM terkait pemberdayaan potensi lokal,” ujar Alfian kepada awak media, Selasa (6/10/2026).

Menurut Alfian, keterlibatan kontraktor lokal juga memberikan dampak domino terhadap perekonomian daerah, khususnya di Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Ia menyebut kehadiran perusahaan pertambangan tidak hanya membuka lapangan pekerjaan, tetapi turut mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar wilayah lingkar tambang.

“Dampak positifnya sangat terasa, terutama bagi perkembangan UMKM di Konawe Utara. Ekonomi masyarakat lokal ikut bergerak dan tumbuh bersama dengan jalannya aktivitas investasi ini,” katanya.

BACA JUGA :  Dugaan Penggelapan Dana Perusahaan PT KKP , Ketua DPD Partai Gerindra Sultra ditetapkan Sebagai Tersangka 

Alfian berharap pola kemitraan yang transparan dan inklusif tersebut dapat terus dipertahankan serta menjadi contoh bagi perusahaan pertambangan lainnya di Sulawesi Tenggara.

“Harapan kami, pola kemitraan seperti ini dapat terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan tambang lainnya di Sultra,” tambahnya.

Ia menilai sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, kontraktor lokal, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Langkah PT Cinta Jaya tersebut diharapkan dapat memperkuat keterlibatan pelaku usaha lokal sekaligus menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah operasional perusahaan.