Sultrapedia.com – Setelah dua hari hilang, Yago (73), warga Desa Sambeani, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.
Lansia tersebut dilaporkan hilang sejak Senin (1/12/2025) dan baru berhasil ditemukan pada Rabu (3/12/2025) sekitar pukul 08.00 WITA di tepian Sungai Konaweeha.
Penemuan Yago terjadi secara tidak sengaja oleh seorang warga Sambeani yang tengah mencari gula madu di kawasan hutan.
Kapolsek Abuki IPTU Asmuddin, melalui Kanit Intelijen Polsek Abuki, Aiptu Eko, mengungkapkan bahwa kondisi korban saat ditemukan dalam keadaan lemas namun sadar.
“Tadi pagi ditemukan oleh warga yang sedang mencari madu. Kondisinya lemas, tapi sadar,” ujar Aiptu Eko.
Warga yang menemukan Yago sempat membawanya ke sebuah gubuk yang biasa digunakan para pencari madu sebelum akhirnya kembali ke desa untuk melaporkan penemuan tersebut.
Dalam perjalanan, ia bertemu tim SAR yang tengah melakukan pencarian. Informasi itu kemudian diteruskan kepada pihak keluarga.
Kabar penemuan ini langsung disambut haru oleh keluarga. Mereka bergegas menuju lokasi sebelum proses evakuasi dilakukan.
Yago dievakuasi sekitar pukul 16.30 WITA dan tiba di rumah keluarga pada pukul 17.15 WITA menggunakan perahu katinting menyusuri aliran Sungai Konaweeha.
Di sisi lain, warga setempat masih dibuat heran dengan perjalanan yang dilalui Yago. Salah satu tokoh masyarakat Desa Sambeani, Akbar, menyebut kejadian itu sulit diterima nalar.
“Ditemukan di pinggir kali Konaweeha, dekat Gunung Aa Ui. Sulit dipercaya orang tua yang sudah tidak sehat bisa berjalan malam hari, melewati hutan, mendaki gunung, bahkan melintasi jalur yang orang sehat sekalipun harus hati-hati,” ungkap Akbar.
Menurutnya, mencapai puncak Gunung Aa Ui saja membutuhkan waktu hampir satu hari perjalanan, melewati medan terjal dipenuhi semak belukar dan dihuni berbagai hewan liar.
“Ini di luar logika manusia, tapi kuasa Allah tak ada yang mustahil. Syukurlah beliau kembali dalam keadaan selamat,” pungkasnya.
Penulis : Redaksi






