OJK Sebut Kinerja Industri Perbankan di Sultra Tumbuh Positif

Sultrapedia.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan bahwa kinerja Perbankan Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami pertumbuhan positif.

Dalam pemaparan OJK secara year on year sebesar 6,62 persen untuk aset, 5,12 persen untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) dan 11,80 persen untuk kredit.

Kinerja DPK mengalami pertumbuhan disebabkan oleh peningkatan simpanan di berbagai produk perbankan, seperti tabungan, deposito, dan giro yang bersumber dari pendapatan tahunan di awal tahun,” ujar Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha saat memberikan Berbagai pada kegiatan Bincang Jasa Keuangan (Bijal) OJK, Jumat 14 Maret 2025.

BACA JUGA :  BI Sultra Siapkan Uang Tunai Rp1,9 Triliun untuk Ramadhan dan Lebaran 2024

Lebih lanjut, Bismi menjelaskan, hal itu juga ikut mempengaruhi Dana Pihak Ketiga di Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Peran aktif bank dalam menawarkan produk simpanan dengan suku bunga kompetitif juga menjadi pendorong utama pertumbuhan ini,” ungkap dia

Ia juga menambahkan, bahwa berdasarkan kegiatan usaha, secara keseluruhan perbankan di Sulawesi Tenggara masih didominasi oleh bank konvensional, dengan share Aset, DPK, dan Kredit masing-masing sebesar 91,67 persen (Rp43T), 93,37 persen (Rp29T), dan 91,77 persen (Rp36T).

BACA JUGA :  Cafe Kandoro Miu Kini Hadir di Kendari, Dengan Harga Terjangkau

“Sedangkan tingkat risiko kredit Perbankan di Sulawesi Tenggara Januari 2025 terjaga pada posisi 1,76 persen, dan berada di bawah ambang batas (treshold) sebesar 5 persen,” ujarnya.

Berdasarkan kegiatan, lanjut Bismi, NPL Bank umum dan BPR masing-masing sebesar 1,71 persen dan 6,58 persen.

“Adapun indikator fungsi intermediasi (LDR) perbankan mencapai 127,17 persen,” pungkas Bismi.

 

Penulis: Erik Lerihardika Editor: Dika