RAGAM  

Oknum Mengaku Pegawai Pasar Nekat Bobol Pasar Purirano Dijadikan Tempat Tinggal, Warga Resah

Sultrapedia.com – Seorang oknum yang mengaku sebagai pegawai pasar di Kelurahan Purirano, Kecamatan Kendari, Kota Kendari nekat membobol salah satu los di pasar yang sudah tidak berfungsi.

Bahkan aksinya itu, kemudian diresahkan oleh warga setempat. Pasalnya oknum tersebut juga menempelkan surat edaran yang melarang truk parkir di lokasi pasar dan mengklaim lahan pasar untuk dijadikan tempat tinggal pribadi.

Salah seorang warga bernama Jabar saat ditemui mengatakan bahwa pasar tersebut sudah lama tidak berfungsi sejak zaman wali kota Asrun.

Warga memanfaatkan halaman pasar sebagai tempat parkir karena kondisinya yang tidak terawat dan tidak difungsikan kembali.

BACA JUGA :  Hasil Penelitian Temukan Sertipikat Berada di Luar Garis Pantai, Kementerian ATR/BPN Akan Lakukan Pembatalan

“Sudah tidak berfungsi, ini pasar berfungsi masih jamannya wali kota Pak Asrun,” katanya kepada Kamis (13/2/2025).

Ia juga mengungkapkan bahwa oknum tersebut mengakui kepada warga sekitar bahwa dirinyalah yang membobol los pasar di kelurahan purirano.

“Warga sini sempat tanya sama dia tadi pagi siapa yang bobol itu pasar, dia bilang kenapa siapa yang tanya, saya yang bobol bahasanya seperti itu,” jelasnya.

Oknum tersebut mengakui bahwa dirinya adalah pegawai pasar dan ingin memanfaatkan lahan tersebut sebagai tempat tinggal. Namun, pengakuan ini menimbulkan pertanyaan dan keresahan di kalangan masyarakat.

BACA JUGA :  Resmikan Gedung Arsip Kantor Pertanahan Kota Batu, Wamen Ossy Harapkan Pelayanan Pertanahan Meningkat

“Dia mengaku, katanya sebagai pegawai pasar dia mau jadikan tempat tinggal,” ujarnya.

Sementara itu, Ia berharap sebagai warga purirano agar aset pemerintah tersebut dapat difungsikan kembali, entah sebagai pasar, sekolah, atau fasilitas umum lainnya. Mereka tidak ingin aset negara tersebut disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.

“Harapan saya kalau bisa di fungsikan entah di jadikan sekolah atau apa intinya aset negara di fungsikan bukan sebagai rumah pribadi,” ujarnya.

Sementara media ini masih berusaha mengonfirmasi pihak terkait.

Editor: Erik