Sultrapedia.com – Drama di tengah laut terjadi ketika KM Nur Rizki, kapal penumpang dengan 16 orang di dalamnya, terombang-ambing akibat mati mesin di perairan antara Komponaone dan Kaledupa, Wakatobi, Sulawesi Tenggara.
Kejadian ini berawal pada pukul 11.30 WITA, hanya dua jam setelah kapal berlayar dari Pelabuhan Perikanan Wanci menuju Pelabuhan Ambeua, Kaledupa.
Informasi darurat diterima Comm Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari pada pukul 13.00 WITA melalui laporan Masnuru, salah satu anak buah kapal (ABK).
Tanpa membuang waktu, Tim Rescue Pos SAR Wakatobi dikerahkan 15 menit kemudian menuju lokasi kejadian, yang berjarak sekitar 23,7 mil laut dari pos mereka. Cuaca cerah berawan dengan gelombang setinggi 0,5 hingga 1,25 meter turut mempermudah operasi penyelamatan.
Pada pukul 14.07 WITA, tim SAR gabungan berhasil menemukan KM Nur Rizki, yang terdeteksi 2,3 mil laut arah barat daya dari lokasi kejadian pertama.
Kabar melegakan pun tiba, seluruh 16 penumpang dan ABK ditemukan dalam keadaan selamat. Tim segera mengevakuasi 13 penumpang menuju Pelabuhan Ambeua, Kaledupa, sementara tiga ABK—Bahar (57, nakhoda), Masnuru (37), dan Muhlisi (56) memilih bertahan di kapal untuk menunggu bantuan penarikan ke pelabuhan terdekat.
Hal itu dibenarkan oleh Kepala Pencarian Pertolongan (KPP)/Basarnas Kendari, Amiruddin A.S melalui Humasya Wahyudi.
“Alhamdulilllah semua penumpang selamat dan berhasil kami evakuasi. Dan dengan ditemukannya seluruh penumpang dan ABK dalam keadaan selamat, operasi SAR kita tutup, “terang Wahyudi
Untuk diketahui berikut nama-nama dari penumpang KM Nur Rizki :
1. Sa Ante/Pria/42thn
2. Rahmat/Pria/49thn
3. Wirda/Perempuan/23thn
4. Sarwia/Perempuan/49thn
5. Nuhlina/Perempuan/57thn
6. Hamdia/Pria/60thn
7. Alnia/Pria/51thn
8. Rustia/Perempuan/44thn
9. Waburi/Perempuan/45thn
10. Almiati/Perempuan/47thn
11. Suriati/Perempuan/57thn
12. Nurumi/Perempuan/49thn
13. Wa Ambe/Perempuan/70thn






