HUKUM  

Tabrak 14 Wisatawan, Kapal Fathur Rezki Tidak Terdaftar di KSOP Kendari

Sultrapedia.com – Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari, Kendari tidak mengetahui adanya kapal MT Fathur Rezki yang beroperasi di wilayah Kendari.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli (KBPP) Kantor KSOP Kelas II Kendari, Kurniawan Agung Setianto Alwi saat dikonfirmasi media ini Senin (6/1/2025).

“Kami mengetahui kejadian ini dari laporan media, tapi kami tidak menemukan kapal tersebut di wilayah Kendari,” katanya.

Bahkan, pihaknya belum mengetahui nama pasti kapal yang dimaksud, kecuali ada laporan resmi yang masuk ke kantor untuk memproses lebih lanjut.

BACA JUGA :  Polres Konawe Berhasil Ungkap 17 Kasus Dalam Operasi Pekat Anoa 2025

“Kami belum tahu nama pastinya, jika ada yang melapor langsung ke kantor, baru kami akan proses,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya sudah memeriksa beberapa pelabuhan, namun kapal MT Fathur Rezki tidak ditemukan di empat pelabuhan yang telah diperiksa.

“Sedangkan untuk MT Fathur Rezki, kami sudah memeriksa ditiap pelabuhan, termasuk empat pelabuhan, namun kapal tersebut tidak ada,” jelasnya

Tak hanya itu, dia juga kebingungannya terkait hal ini, karena nama kapal tersebut tidak terdaftar di pelabuhan Kendari.

“Kami bingung, karena kapal dengan nama itu tidak terdaftar di pelabuhan Kendari,” tegasnya

BACA JUGA :  Hakim Vonis 2 Terdakwa Korupsi Jembatan Cirauci II Butur dengan Pidana Penjara 3 Tahun dan Denda Rp100 Juta

Kurniawan Agung Setianto menegaskan bahwa pencarian kapal KM Fathur Rezki terus dilakukan hingga saat ini, meski belum ditemukan.

“Kami terus melakukan pencarian, tetapi belum menemukannya, kami sudah mencari sejak dua hari lalu, tapi yang kami temukan justru kapal dengan nama Cahaya Rizki,” tutupnya

Dia menambahkan, terkait insiden penabrakan kapal wisatawan diketahuinya melalui media masa.

Diketahui, Kapal MT Fathur Rezki diduga menabrak kapal wisatawan. Dimana sebanyak 14 orang wisatawan tersebut menjadi korban, satu diantaranya dilarikan ke rumah sakit.

 

Editor: Erik