Sultrapedia.com – Mantan Wakil Gubernur (Wagup) Sulawesi Tenggara (Sultra) Lukman Abunawas (LA) menanggapi terkait Elektabilitas Hugua dan Tina Nur Alam yang jauh lebih tinggi darinya.
Sebelumnya, Lembaga Survei Jaringan Suara Nusantara (JSN) merilis elektabilitas Bakal Calon Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Senin, 1 April 2024.
Survei ini dilakukan pada 5-20 Maret 2024 dengan 1000 responden yang tersebar di 17 kabupaten kota di Sulawesi Tenggara. Survei dilakukan dengan metode multi stage random sampling dan margin error 2,5 persen.
Dari survei itu, ditemukan 12 Bakal Calon Gubernur Sultra yang memiliki elektabilitas atau keterpilihan. Dari 12 bakal Cagub Sultra, berikut 5 kandidat dengan elektabilitas tertinggi.
Anggota DPR RI Hugua memiliki elektabilitas tertinggi yakni 19 persen. Disusul Tina Nur Alam, 18,11 persen, Lukman Abunawas 16,11 persen.
Lukman mengatakan, bahwa survei tersebut merupakan titipan, dan kedua figur bakal calon Gubernur itu tidak mempunyai kelebihan yang lebih baik darinya.
“Itu juga titipan kok. Pak Hugua apa kelebihannya dari pada saya, kemudian bu Tina. Itu contoh,contoh,” ujar LA menanggapi pertayanyan salah satu wartawan.
Selain itu, dirinya juga bertekad maju di Pilgub ingin membangun daerah, mebantu masyarakat miskin yang ada di Bumi Anoa.
“Membantu bapak ibu orang-orang susah, fakir miskin. Saya mohon maaf bukan ria, bukan berlebihan, tapi untuk membangun daerah saya. Saya tidak ingin seperti yang lain hura-hura, sok-sok jagoan,” tegas LA
Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Sultra ini menuturkan bahwa, saat ini partainya tinggal membutuhkan 3 kursi dari 9 kursi syarat mengusung calon.
Oleh karena itu, Lukman mengaku untuk mencukupkan 9 kursi, dirinya tengah melakukan komunikasi-komunikasi politik dengan sejumlah Partai Politik (Parpol) yang memiliki kursi legislatif.
Meski begitu, ia enggan menyebutkan secara detail partai-partai mana saja yang sudah dijalinnya untuk berkoalisi di Pilgub Sultra 2024 mendatang.
“Kami hanya butuh 3 kursi, guna mencukupi kursi untuk mencalonkan atau mengusung,”bebernya
Mantan Wakil Gubernur Sultra periode 2018-2023 ini menambahkan, untuk 02, dirinya belum bisa menentukan. Ia masih menjaring dan melihat mana yang cocok untuk menjadi wakilnya.






