Sultrapedia.com – Malam kelam menyelimuti Jembatan Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara, ketika sebuah insiden tragis kembali mengguncang warga kota.
Sekitar pukul 20.30 WITA, sebuah motor matic Yamaha berwarna merah-hitam dengan nomor polisi DT 3351 VF ditemukan terparkir sepi di bahu jembatan.
Kunci masih tergantung di motor, sepasang sandal tergeletak di dekatnya, namun pemiliknya tak kunjung muncul. Penemuan ini memicu kecurigaan warga, yang segera ramai berkumpul di lokasi.
Informasi dari warga, Matin, yang diterima Comm Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari pada pukul 20.50 WITA, melaporkan adanya dugaan seseorang melompat dari jembatan ikonik tersebut.
Tanpa buang waktu, Tim Rescue KPP Kendari bergerak cepat menuju lokasi kejadian pada pukul 21.06 WITA.
Jarak 17 kilometer dari markas KPP Kendari ke jembatan ditempuh dengan penuh kesiagaan, melibatkan berbagai unsur penyelamat seperti Polair Polda Sultra, Lanal Kendari, KSOP Kendari, hingga UKM SAR UHO.
Operasi pencarian dilakukan dengan peralatan lengkap, rescue car, ambulans, perahu karet, RIB, alat selam, hingga teknologi aquaeye untuk mendeteksi keberadaan korban di perairan.
Tim juga dilengkapi palsar medis, evakuasi, dan peralatan komunikasi untuk memastikan operasi berjalan efektif.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala KPP/Basarnas Kendari, Amiruddin A.S melalui Humasnya Wahyudi.
“Kami langsung mengerahkan tim begitu mendapat laporan. Setiap detik sangat berharga dalam misi kemanusiaan ini,” ujarnya melalui rilis yang diterima media ini
Hingga berita ini dinaikkan Tim SAR Gabungan masih mencari keberadaan korban yang diduga melompat dari Jembatan Teluk Kendari.






