Sultrapedia.com – Sejumlah masyarakat di Desa Porara, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, memblokir jalan hauling PT Obsidian Stainless Stell (OSS), pada Kamis (16/5/2024). Akibatnya sejumlah mobil pengangkut ore tidak bisa melintas.
Aksi tersebut lantaran salah seorang warga setempat, tidak mendapatkan kepastian administrasi mengenai perkara tanah tukar guling dengan pihak PT OSS.
Pasalnya, jalan hauling yang digunakan oleh PT OSS sudah dimanfaatkan pihak perusat selama lima tahun, tanpa ada kejelasan terkait komitmen awal yang telah disepakati.
“Awalnya, kesepakatan kita ini tanah saya seluas sembilan hektare akan dilakukan tukar guling dengan tanah di tempat lain, dengan komitmen pihak perusakan akan memberikan biaya pembuatan sertifikat atas lahan pengganti. Akan tetapi, sudah lima tahun dimanfaatkan untuk jalan haulling, sampai saat ini komitmen itu belum juga direalisasikan,” kata Risal, salah satu pemilik lahan, 16 Mei 2024.
Dia mengaku, aksi blokade jalan tersebut akan terus dilakukan sampai ada kejelasan dari pihak perusahaan terkait komitmen yang telah disepakati.
“Sekarang biar saya ambil lahan saya, pihak perusahaan silahkan fikir-fikir bagaimana solusinya. Yang jelas jangan ada aktivitas di kawasan ini sebelum ada penyelesaian,” tegasnya.
Hingga berita ini dinaikkan, kondisi jalan haulling masih ditutup, dan pihak perusahaan belum memberikan solusi atas persoalan tersebut.






