Sultrapedia.com – Wali Kota Baubau, Yusran Fahim mengaku prihatin terhadap korban investasi illegal AMG Pantheon yang terbilang banyak. Termasuk diantaranya merupakan ASN lingkup Pemkot Baubau.
Yusran Fahim, menegaskan pentingnya penguatan literasi keuangan sebagai langkah strategis melindungi masyarakat dari maraknya praktik investasi ilegal dan keuangan bodong. Literasi keuangan menjadi kunci utama.
Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat lebih bijak dalam mengelola keuangan, memilih produk yang sesuai, serta menghindari jebakan investasi yang tidak jelas legalitasnya.
“Dengan adanya arahan dari OJK sudah jelas bahwa AMG adalah investasi illegal yang sangat merugikan masyarakat. Sebenarnya kita berharap edukasi dari OJK ini sejak jauh-jauh hari sebelum banyak korbannya, hanya saja OJK butuh waktu untuk melakukan izin dan koordinasi lintas sektor sebelum turun langsung ke masyarakat,” bebernya.
OJK bersama Satgas Pasti akan melakukan penelusuran dan memberikan perlindungan sekaligus berupaya meminimalisir dampak kerugian masyarakat atas invetasi illegal ini. Hal itu dilakukan untuk korban invetasi yang tidak dapat menarik dananya.






