Sultrapedia.com – Forum Pemuda Pemerhati Daerah Sultra (FORPEMDAS) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan aksi demonstrasi di depan kantor bank BRI Cabang Kendari, pada Jumat (14/2/2025).
Aksi tersebut di gelar guna mendesak pihak Bank BRI selaku salah satu bagian dari Bank Himbara untuk segera melakukan pemutihan piutang macet para pelaku umkm.
Koordinator aksi, Awaluddi, ST mengatakan berdasarkan PP No. 47 Tahun 2024 seharusnya piutang macet para pelaku UMKM yang piutangnya di bawah Rp300 juta wajib di putihkan.
“Kami melihat Bank BRI ini terkesan tidak ada upaya untuk melaksanakan perintah pemutihan piutang macet UMKM sebagaimana di amanatkan dalam PP No. 47 Tahun 2024,” ucap pemuda yang akrab disapa Awal itu
Diungkapkannya, bahwa saat di temui oleh kepala cabang Bank BRI Kendari, pihaknya dibuat kaget dengan pernyataan dari Kacab Bank BRI bahwa PP No. 47 Tahun 2024 memang belum di laksanakan oleh Bank BRI.
Bahkan, lanjutnya, internal Bank BRI juga tidak bisa memastikan kapan akan di lakukan pemutihan piutang macet UMKM. Sebab belum ada instruksi dari Bank BRI Pusat.
“Padahal PP No. 47 Tahun 2024 ini berakhir pada April 2025, artinya tersisa 2 bulan saja. Dan Bank Himbara sudah diingatkan untuk menuntaskan pemutihan piutang macet UMKM sebelum April 2025,” ungkap alumni UTY Yogyakarta itu
Olehnya itu, pemuda yang juga kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu menuturkan, bahwa Bank BRI sebagai salah satu dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di nilai tidak taat atas program bapak presiden Prabowo Subianto.
“PP No 47 ini merupakan program dari bapak presiden guna membantu pelaku UMKM yang selama ini kesulitan untuk membayar utang. Namun sayang sekali program tersebut tidak di laksanakan dengan baik oleh Bank BRI,” bebernya
Terkahir, pihaknya menegaskan akan melakukan aksi demonstrasi lanjutan dengan kuantitas massa yang lebih besar guna mendesak Bank BRI untuk segera melaksanakan perintah PP No 47 Tahun 2024.
“Kami ini pendukung bapak Prabowo Subianto, dan program pemutihan piutang macet UMKM merupakan program yang sangan kami apresiasi. Sehingga jika ada yang tidak patuh, maka akan kami lawan termaksud Bank BRI,” pungkasnya






