Sultrapedia.com – Tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian terhadap Nasarudin (52), warga Desa Sambeani, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, yang diduga hilang di kawasan hutan sekitar Desa Anggoro, Kecamatan Wonggeduku.
Memasuki hari kedua operasi SAR, Rabu (16/9/2026), pencarian hingga pukul 18.30 WITA belum menemukan keberadaan korban.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, melalui Humas Wahyudi mengatakan operasi pencarian dihentikan sementara setelah tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sejumlah titik.
“Hingga pukul 18.30 WITA, pencarian yang dilakukan Tim SAR gabungan masih dengan hasil nihil. Operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali besok pagi pukul 06.30 WITA,” katanya
Nasarudin diketahui keluar dari rumah pada 14 September 2026 sekitar pukul 14.00 WITA untuk mencari ikan di rawa sekitar Desa Anggoro.
Beberapa kerabat korban kemudian menyusul karena sebelumnya telah berjanji untuk bersama-sama mencari ikan. Namun, hingga sekitar pukul 17.30 WITA, mereka tidak menemukan Nasarudin di lokasi yang telah disepakati.
Sementara itu, kendaraan dan tas milik korban ditemukan berada di sekitar lokasi pertemuan.
Sejak informasi mengenai dugaan hilangnya korban diterima, Tim SAR gabungan telah melakukan pencarian dengan menyisir sejumlah area yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban.
Dalam operasi tersebut, sejumlah unsur dilibatkan, di antaranya personel KPP Kendari, BPBD Konawe, Tim K9 Polda Sultra, Damkar Konawe, Bhabinkamtibmas, masyarakat sekitar serta keluarga korban.
Tim juga mengerahkan sejumlah peralatan pendukung, seperti rescue car, motor trail, drone thermal, peralatan medis dan evakuasi SAR, perangkat komunikasi serta perlengkapan keselamatan lainnya.
Operasi pencarian dihentikan sementara pada Rabu sore dan akan kembali dilanjutkan pada Kamis (17/9/2026) pukul 06.30 WITA.
Berdasarkan informasi cuaca dari BMKG, kondisi cuaca saat pencarian berlangsung cerah dengan kecepatan angin sekitar 7 kilometer per jam dari arah timur laut.






