Sultrapedia.com- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Wakatobi memperkuat sinergi dalam mempercepat pelaksanaan program prioritas inklusi keuangan tahun 2026 melalui rapat evaluasi yang digelar pada 11 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan dalam mengevaluasi implementasi program kerja, memperluas akses keuangan masyarakat, serta mengoptimalkan dukungan pembiayaan terhadap berbagai program prioritas TPAKD tahun 2026.
Rapat tersebut juga menjadi wujud komitmen bersama dalam membangun ekosistem keuangan daerah yang inklusif melalui kolaborasi lintas sektor.
Selain mengevaluasi capaian program yang telah berjalan, forum ini dimanfaatkan untuk menyusun langkah strategis guna meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan jasa keuangan formal dan mendukung pencapaian target inklusi keuangan nasional sebesar 93 persen pada 2029.
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Manajer Madya Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis (PEPK dan LMSt), Desiyani Patra Rapang, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Wakatobi dan seluruh anggota TPAKD yang secara konsisten mendorong pelaksanaan berbagai program prioritas percepatan akses keuangan.
“Perluasan program prioritas TPAKD Wakatobi pada tahun 2026 mencerminkan komitmen yang kuat dalam memperluas akses keuangan masyarakat. OJK akan terus mendukung melalui penguatan koordinasi, pendampingan, dan evaluasi agar setiap program berjalan secara efektif serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” ujar Desiyani.
Ia menjelaskan, sinergi yang dibangun melalui TPAKD diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap berbagai layanan keuangan formal, mulai dari pembiayaan usaha, transaksi keuangan digital, investasi legal dan berizin, hingga perluasan perlindungan sosial.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan semakin mudah memperoleh layanan keuangan yang aman, terjangkau, dan sesuai kebutuhan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.






