Sultarpedia.com – Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Negeri 1 Kendari Ali Kuoa menanggapi sebuah video viral memperlihatkan sekelompok siswi yang diduga sedang pesta narkoba jenis sinte (tembakau sintetis).
Menurut Ali Kuoa bahwa sebagian siswa yang diduga melakukan pesta narkoba dan miras merupakan murid-muridnya di SMKN 1 Kendari.
“Dari video yang beredar hanya satu orang dari sekolah lain yang lainya siswa SMKN 1 Kendari. Sekarang mereka sudah ada di Polresta lagi di tunggu orang tuanya kemuadian akan di buatkan surat pernyataan agar tidak mengulangi lagi apa yang mereka lakukan,” ukap Kepala Sekolah SMKN 1 Kendari Ali Kuoa saat ditemui di ruangannya pada Sabtu (27/1/2024).
Dilanjutkannya, dari hasil interogasi para siswa bahwa rokok yang di isap merupakan jenis sinte (Narkoba tembakau sintetis) bukan sabu-sabu.
“Tadi saya coba klarifikasi di Polresta dan itu rokok sinte bukan sabu-sabu,” katanya.
Dikataknnya, mengenai sangsi yang akan di lakukan oleh pihak sekolah, menurut dia lagi, jika para siswa terbukti membawa dan memakai narkoba terancam akan dikelurakan.
“Jadi hal-hal gini harus di rapatakan bersama dewan guru. Jadi jika terbukti maka siswa ini kita kembalikan ke orang tuanya untuk di rehabislitas jagan sampai mereka ketergantungan,” ungkapnya.
Dia juga menyebutkan, bahwa video yang beredar itu marupakan video lama yang tetjadi sekitar Oktober 2023.
“Video ini merupakan video lama. Dan kami sudah membuat peryataan pada Oktober 2023 dan memanggil orang tua para siswa untuk tidak melakukannya kagi. Karena diantara mereka ada yang baku cocok sehingga di sebarkan videonya hingga viral hari ini,” bebernya.
Dengan tersebarnya video itu kembali, pihaknya bakal melakukan pemanggilan ulang terhadap orang tua para siswa.
“Jadi mereka sudah di tahan oleh polres setelah itu kami akan panggil ulang orang tua mereka kemudian kita buat kembali surat peryataan yang mereka sudah buat sebelumnya dan sangsinya seperti apa,” kata dia lagi.
Saat di tanya saat kejadian kenapa tidak melibatkan pihak polisi, dia menuturkan, bahwa permasalahan tersebut masih bisa di tangani oleh pihak sekolah.
“Kalau masih bisa kita tanggani. Tapi kalau sudah tidak bisa kita serahkan ke pihak kepolisian,” pungkasnya
Sebelumnya diberitakan, sebuah video memperlihatkan sekelompok siswi berseragam sekolah menengah kejuruan negeri (SMKN) di salah satu Kota Kendari, diduga sedang pesta narkoba jenis sinte (tembakau sintetis).
Dalam video yang diterima media ini, beberapa pelajar wanita yang mengenakan rok abu-abu, baju batik, dan pramuka sedang mengonsumsi sinte di ruang depan salah satu rumah.
Tak hanya itu, mereka juga duduk berkelompok membentuk lingkaran sambil mengisap rokok.
Bahkan ada juga sejumlah minuman yang di simpan dalam cerek lalu dituang ke dalam gelas dan dikonsumsi secara bergiliran.






