Sultrapedia.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Sandey, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Kamis (15/10/2026) siang, membuat warga panik.
Kobaran api dilaporkan merembet mendekati kawasan permukiman hingga berjarak sekitar lima meter dari rumah warga.
Berdasarkan video yang diterima media ini, suasana di lokasi kebakaran terlihat mencekam. Puluhan warga tampak panik dan berhamburan menyelamatkan diri serta mengamankan barang-barang berharga milik mereka dari dalam rumah.
Kepanikan warga semakin menjadi-jadi ketika kobaran api mulai mendekati bangunan tempat tinggal mereka. Jarak api yang diperkirakan hanya sekitar lima meter dari rumah membuat warga khawatir api sewaktu-waktu menjalar dan melahap permukiman.
Di tengah situasi tersebut, sejumlah warga terlihat bergegas mengeluarkan berbagai barang dari dalam rumah. Mulai dari dokumen penting, surat-surat berharga, perabot rumah tangga, hingga kasur, berusaha diselamatkan sebelum api semakin mendekat.
Warga tampak sibuk mengamankan barang-barang yang masih bisa dibawa keluar. Situasi yang berlangsung cepat membuat suasana di sekitar lokasi dipenuhi kepanikan, sementara kobaran api terus menjadi ancaman bagi rumah-rumah warga yang berada tidak jauh dari titik kebakaran.
Dalam rekaman video tersebut, terdengar teriakan warga yang menggambarkan ketakutan mereka saat melihat api semakin mendekati tempat tinggal.
“Yaa Allah, sudah sampai mi di rumah, kasian ini,” teriak seorang warga dengan nada panik.
Teriakan tersebut menggambarkan kekhawatiran warga yang berupaya menyelamatkan diri dan harta benda di tengah ancaman kebakaran.
Sejumlah warga juga terdengar melantunkan selawat di tengah kepanikan, berharap situasi segera terkendali dan api tidak sampai membakar rumah mereka.
Bagi warga yang berada di sekitar lokasi, kedatangan api hingga hanya beberapa meter dari rumah menjadi situasi yang menegangkan.
Mereka harus berpacu dengan waktu untuk mengamankan barang-barang penting, sembari menghadapi ancaman kobaran api yang dapat merembet lebih jauh.
Hingga berita ini diterbitkan , berdasarkan informasi dan rekaman video yang diterima media ini, belum diperoleh keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran, luas lahan yang terbakar, maupun jumlah rumah yang terdampak.






