Sultrapedia.com – Pembagian alat dan mesin pertanian (alsintan) oleh Dinas Pertanian Kabupaten Konawe menimbulkan tanda tanya. Bagaimana tidak, penyaluran sejumlah handtractor diduga dilakukan secara diam-diam pada malam hari.
Informasi yang beredar menyebutkan, seorang staf di Dinas Pertanian Konawe menyalurkan handtractor tersebut kepada beberapa orang yang diklaim sebagai anggota kelompok tani.
Namun hingga kini, identitas dan legalitas kelompok penerima masih misterius. Belakangan, kelompok yang disebut-sebut sebagai penerima bantuan itu justru mengembalikan handtractor tersebut, menambah ketidakjelasan di balik insiden malam hari tersebut.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Konawe, Gunawan, tidak menampik adanya penyaluran alsintan pada malam hari. Ia mengakui tindakan tersebut dilakukan tanpa koordinasi, sehingga jajarannya telah mendapat teguran keras.
“Untuk pembagian handtractor malam sudah ditegur,” ujar Gunawan saat dikonfirmasi, Jumat (21/11/2025).
Ia menegaskan bahwa seluruh handtractor yang sempat disalurkan kini telah ditarik kembali dan disimpan di kantor dinas.
“Betul, sudah ditarik kembali, sudah ditegur keras staf saya, tanpa koordinasi,” tambahnya.
Meski demikian, Gunawan memilih irit bicara ketika ditanya terkait jumlah handtractor yang dibagikan maupun identitas staf yang dimaksud.
Dia juga tidak memberikan penjelasan mengenai alasan penyerahan alat itu dilakukan pada malam hari, sehingga publik masih dibiarkan menafsirkan beragam kemungkinan.
Gunawan memastikan, penyaluran alsintan ke depan akan dilakukan secara resmi dan langsung oleh Bupati Konawe.
“Menunggu Pak Bupati penyerahannya,” singkatnya.
Sebelumnya, kabar mengenai pembagian alsintan di malam hari itu telah beredar luas di media massa dan memancing reaksi kritis dari berbagai kalangan.
Penulis : Redaksi





