RAGAM  

Tradisi Pedang Pora Sambut Brigjen TNI Hamim Tohari, Resmi Jadi Keluarga Besar Korem 143/HO

Sultrapedia.com – Tradisi militer Pedang Pora mewarnai penyambutan Komandan Korem (Danrem) 143/HO yang baru, Brigjen TNI Hamim Tohari, M.A., di Markas Korem 143/HO, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (3/11/2026).

Kedatangan Brigjen TNI Hamim Tohari bersama istri disambut langsung oleh Danrem 143/HO sebelumnya, Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto, S.I.P., M.Han., didampingi Kasrem, para Kasi Kasrem, para Dandim, prajurit, PNS, serta Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 143 PD XIV/Hasanuddin.

Penyambutan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan dengan menggabungkan tradisi militer dan kearifan lokal Sulawesi Tenggara.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan dari Regu Jaga Makorem 143/HO. Selanjutnya, Kasrem menyambut Brigjen TNI Hamim Tohari melalui pengalungan kain khas Sulawesi Tenggara. Sementara itu, Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 143/HO memberikan hand bouquet kepada istri Danrem yang baru.

BACA JUGA :  Bea Cukai Kendari Kawal Ekspor Perdana 50 Ton Arang Tempurung Kelapa ke China

Nuansa budaya lokal semakin terasa melalui penampilan tarian adat suku Tolaki sebagai simbol penghormatan dan ungkapan selamat datang di Bumi Anoa.

Momen penyambutan kemudian dilanjutkan dengan tradisi Pedang Pora yang dilaksanakan oleh prajurit Korem 143/HO. Tradisi tersebut menjadi simbol penghormatan, kebersamaan, sekaligus penerimaan terhadap pemimpin baru di lingkungan satuan.

Tidak hanya itu, Brigjen TNI Hamim Tohari juga melaksanakan prosesi penciuman Duaja Korem 143/HO. Prosesi ini merupakan bentuk penghormatan terhadap panji satuan sekaligus simbol kecintaan, loyalitas, dan komitmen dalam menjaga kehormatan serta melanjutkan pengabdian di Korem 143/HO.

Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Hamim Tohari beserta istri juga secara resmi diterima sebagai bagian dari keluarga besar Korem 143/HO melalui pernyataan penerimaan sebagai warga satuan.

BACA JUGA :  BPN Sultra Evaluasi Capaian PTSL 2026, Dorong Percepatan Penyelesaian Tunggakan

Penerimaan tersebut menjadi simbol bahwa pergantian kepemimpinan bukan sekadar peralihan jabatan dan tanggung jawab, melainkan juga bagian dari ikatan kekeluargaan dalam lingkungan TNI.

Usai prosesi penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan paparan dari masing-masing pejabat staf Korem 143/HO. Paparan tersebut bertujuan memberikan gambaran mengenai kondisi satuan dan perkembangan wilayah, mencakup bidang perencanaan, intelijen, operasi, logistik, hingga teritorial.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan dan penyerahan risalah jabatan Danrem 143/HO sebagai bagian dari proses kesinambungan kepemimpinan serta tertib administrasi satuan.

Melalui penyambutan tersebut, diharapkan kepemimpinan Brigjen TNI Hamim Tohari dapat semakin memperkuat soliditas prajurit, meningkatkan profesionalisme satuan, serta menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung stabilitas dan pembangunan di wilayah Sulawesi Tenggara.